BOGORTODAY.ID, Bogor – PT Telkom Indonesia melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyalurkan bantuan untuk mendukung percepatan pengentasan stunting di Kota Bogor. Program tersebut menyasar 46 anak bawah dua tahun (batita) di Kecamatan Bogor Barat dan Kecamatan Tanah Sareal. Kick off program dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Bogor Barat, Senin (27/7/2026), melalui kolaborasi Telkom bersama Pemerintah Kota Bogor dan Yayasan LAZ Harapan Dhuafa (LAZ Harfa). Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan tumbuh kembang anak. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, General Manager Telkom Witel Priangan Barat Ferry Zuljanna, Bunda Peduli Stunting Kota Bogor Yantie Rachim, Kepala Bapperida Kota Bogor Rudy Mashudi, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor dr. Erna Nuraena, Kepala DPPKB Marse Hendra Saputra, serta jajaran pemerintah daerah, kepala puskesmas, dan Bunda Peduli Stunting. Rangkaian kegiatan ditandai dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Bogor bersama General Manager Telkom Witel Priangan Barat dan Kepala Bapperida Kota Bogor. Penyerahan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mendukung upaya penurunan stunting di Kota Bogor. Melalui program ini, sebanyak 46 batita di dua kecamatan akan mendapatkan pendampingan selama tiga bulan. Intervensi akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penerima manfaat dan disertai pemantauan perkembangan secara berkala, antara lain melalui pengukuran berat badan, tinggi badan, serta kondisi kesehatan. General Manager Telkom Witel Priangan Barat, Ferry Zuljanna, menyampaikan bahwa penentuan penerima manfaat dilakukan dengan mempertimbangkan data dan prioritas penanganan stunting Pemerintah Kota Bogor. Pendekatan tersebut diharapkan membuat bantuan yang diberikan lebih tepat sasaran dan terukur dampaknya. “Kami berharap program ini tidak hanya berhenti pada pemberian bantuan, tetapi juga memberikan pendampingan yang konsisten sehingga perkembangan setiap penerima manfaat dapat terus dipantau selama program berlangsung,” ujar Ferry. Telkom bersama mitra juga akan melakukan monitoring terhadap perkembangan penerima manfaat selama periode pendampingan. Hasil pemantauan tersebut menjadi bagian penting dalam mengevaluasi efektivitas intervensi dan menentukan langkah lanjutan sesuai kebutuhan. Kolaborasi Telkom, Pemerintah Kota Bogor, dan LAZ Harfa ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap upaya percepatan penurunan stunting sekaligus memperkuat sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan lembaga sosial dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melalui program TJSL tersebut, Telkom menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kontribusi sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan generasi penerus. Dengan kolaborasi multipihak yang dilakukan secara terencana dan berkelanjutan, program ini diharapkan menjadi salah satu langkah konkret dalam mendukung terwujudnya generasi Kota Bogor yang sehat, unggul, dan berdaya saing. Post navigation Peringati HUT ke-61, Telkom Priangan Barat Perkuat Budaya Kolaborasi untuk Tingkatkan Layanan Digital Telkom Hadirkan Inovasi OCA (Omni Communication Assistant) Berbasis AI di DTI-CX 2026