Bogortoday.id – Ratusan hingga sekitar 700 pelari diduga menjadi korban penipuan event lari bertajuk Sunda Land Run yang semula dijadwalkan digelar pada 5 April 2026. Kasus ini mencuat setelah para peserta yang datang ke Pusdikzi, Kota Bogor, pada Jumat (3/4/2026) untuk mengambil race pack mendapati kenyataan mengejutkan panitia tidak pernah berkoordinasi dengan pihak Pusdikzi sama sekali.

Kecurigaan peserta mulai muncul ketika seluruh nomor kontak panitia tidak bisa dihubungi dan semua informasi terkait acara mendadak lenyap dari berbagai platform digital. Tiket yang sebelumnya masih bisa diakses kini juga sudah tidak tersedia, membuat para peserta semakin yakin bahwa mereka telah ditipu.

Para korban yang telah membayar biaya pendaftaran antara Rp200 ribu hingga Rp300 ribu per orang kini tengah mempertimbangkan untuk melaporkan kasus ini secara resmi ke pihak kepolisian. Dengan jumlah korban yang mencapai sekitar 700 pelari, total kerugian ditaksir mencapai Rp200 juta.

Pihak Pusdikzi, Kota Bogor, menegaskan bahwa mereka tidak pernah menjalin kerja sama apapun dengan penyelenggara event tersebut dan memastikan bahwa penggunaan nama fasilitas mereka dilakukan tanpa izin.

Kasus dugaan penipuan berkedok event olahraga ini kini menjadi perhatian serius komunitas lari di Bogor dan sekitarnya, mengingat besarnya jumlah korban yang terdampak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *