Bogortoday.id – Pemerintah Kota Bogor resmi menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai langkah strategis dalam mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat serta menjaga efektivitas pelayanan publik.

Kebijakan ini diberlakukan secara fleksibel dengan sistem kombinasi Work From Office (WFO) dan WFH. Sejumlah instansi pemerintah tetap mengatur kehadiran pegawai secara bergilir agar layanan kepada masyarakat tidak terganggu.

Wali Kota Bogor menyampaikan bahwa kebijakan ini bukan hanya untuk mengurangi kepadatan lalu lintas, tetapi juga sebagai upaya adaptasi terhadap dinamika kerja modern yang semakin mengedepankan efisiensi dan teknologi digital.

“WFH ini diharapkan mampu menjaga produktivitas ASN sekaligus mengurangi beban mobilitas harian, khususnya di jam-jam sibuk,” ujarnya.

Selain itu, penerapan WFH juga didukung dengan pemanfaatan berbagai platform digital untuk menunjang koordinasi antarpegawai. Rapat, pelaporan, hingga pelayanan administratif kini dilakukan secara daring guna memastikan roda pemerintahan tetap berjalan optimal.

Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa sektor pelayanan langsung seperti kesehatan, keamanan, dan pelayanan publik utama tetap berjalan normal dengan sistem kerja di kantor. Sejumlah warga Bogor menyambut baik kebijakan ini. Mereka menilai bahwa pengurangan jumlah kendaraan di jalan cukup terasa, terutama pada pagi hari.

Pemerintah Kota Bogor juga akan terus melakukan evaluasi terhadap kebijakan ini guna memastikan keseimbangan antara efektivitas kerja ASN dan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *