Bogor — PT Telkom Witel Priangan Barat resmi menutup rangkaian kegiatan Audit Internal Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada Selasa (19/5/2026) pukul 16.00 WIB di Ruang Rapat Siliwangi. Kegiatan closing audit dihadiri oleh POH GM Witel Priangan Barat, seluruh SL dan HOTD Telkom Witel Priangan Barat, perwakilan Manager Area Priangan Barat GSD, Manager Infrastructure Support & DEFA Regional Eastern Jabotabek TIF, Manager Performance & Support Regional Eastern Jabotabek TIF, Manager District Bogor-Sukabumi TIF, Manager Shared Service Regional Eastern Jabo PT Telkom Akses, Tim Satgas SMK3 Witel Priangan Barat, serta Tim Auditor.

Dalam sesi penyampaian hasil audit, Lead Auditor menyampaikan bahwa secara keseluruhan Telkom Witel Priangan Barat telah menerapkan SMK3 dengan sangat baik. Hal tersebut ditunjukkan dengan tidak ditemukannya temuan kategori kritikal maupun mayor selama proses audit berlangsung.

Selain itu, selama periode 2023 hingga 2025 tercatat nihil kecelakaan kerja di lingkungan Witel Priangan Barat. Program kerja P2K3 juga dinilai telah berjalan sesuai timeline yang telah ditetapkan.

Audit internal yang dilaksanakan pada 18–19 Mei 2026 tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 dengan penilaian berdasarkan 12 elemen dan 166 kriteria audit SMK3. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan 9 ketidaksesuaian kategori minor.

Tim Auditor menjelaskan bahwa seluruh temuan tersebut masih berstatus open dan perlu segera dilakukan tindak lanjut perbaikan. Penyelesaian temuan diharapkan dapat dilakukan maksimal dalam waktu dua bulan sejak tanggal audit, sebagai bagian dari implementasi manajemen berkelanjutan melalui proses Plan, Do, Check, and Action (PDCA) maupun Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) SMK3.

Berdasarkan hasil akhir audit, Telkom Witel Priangan Barat memperoleh nilai 94,57 persen dengan kategori “Memuaskan”. Nilai tersebut diperoleh dari pencapaian 157 poin dari total 166 kriteria penilaian, sehingga Witel Priangan Barat direkomendasikan untuk melanjutkan ke tahapan Audit Eksternal SMK3.

Dalam sesi feedback auditee, Tim P2K3 Telkom Witel Priangan Barat menegaskan kembali pentingnya implementasi SMK3 secara konsisten guna menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan sehat bagi seluruh pekerja.

Tim P2K3 juga menekankan bahwa keberhasilan penerapan SMK3 membutuhkan kolaborasi aktif dari seluruh unit dan stakeholder yang berada di lingkungan kerja Telkom Witel Priangan Barat.

Selain menyampaikan komitmen untuk segera menindaklanjuti dan menutup seluruh temuan audit, pihak auditee juga menjelaskan bahwa beberapa poin temuan sebenarnya telah diusulkan sebelumnya, namun realisasinya masih menunggu proses persetujuan.

Penerapan budaya SMK3 juga disebut terus disosialisasikan kepada para teknisi yang bertugas di lapangan sebagai bagian dari upaya membangun awareness keselamatan kerja secara menyeluruh.

Dalam kesempatan tersebut, turut disampaikan bahwa beberapa temuan yang saat ini masih berkategori minor berpotensi berkembang menjadi temuan mayor bahkan kritikal apabila tidak segera dilakukan perbaikan.

Kegiatan closing audit ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Hasil Audit Internal SMK3L sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan implementasi keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan PT Telkom Witel Priangan Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *